image description
image
  • 2024-06-16 00:00:00
  • Sastra_Jepang_UNW
  • 132
  • Berita Fakultas
PELAKSANAAN UPACARA DIES NATALIS KE-30 UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN TAHUN 2024

Ungaran, 3 Juni 2024 - Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran menggelar perayaan Dies Natalis ke-30 dengan serangkaian acara yang meriah dan penuh makna. Acara yang berlangsung di kampus utama UNW ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika universitas serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Rektor Universitas Ngudi Waluyo dalam pidato pembukaannya mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas perjalanan panjang yang telah dilalui universitas ini. "Perayaan Dies Natalis ke-30 ini merupakan momen refleksi sekaligus momentum untuk terus maju dan berkembang. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan dan masyarakat," ujarnya.

Rangkaian acara dimulai dengan orasi ilmiah dari para civitas akademika yang mengupas berbagai topik di bidang pendidikan, teknologi, dan kesehatan. Orasi ilmiah ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari dosen dan staf UNW. Setiap pembicara menyampaikan gagasan dan inovasi terbaru yang relevan dengan bidangnya, memicu diskusi produktif di antara para hadirin.

Puncak perayaan ditandai dengan orasi ilmiah utama yang disampaikan oleh seorang pakar di bidang teknologi pendidikan. Dalam orasinya, beliau menyampaikan tentang pentingnya inovasi dalam pendidikan tinggi untuk menghadapi tantangan global. "Universitas harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Inovasi adalah kunci untuk mencapai hal tersebut," tegasnya. Orasi ini memberikan wawasan mendalam mengenai strategi dan langkah konkret yang harus diambil institusi pendidikan tinggi di era digital.

Selain itu, UNW juga memberikan penghargaan kepada dosen dan civitas akademika berprestasi yang telah mengharumkan nama universitas di kancah nasional dan internasional. Penghargaan ini meliputi berbagai kategori, seperti penelitian terbaik, pengabdian masyarakat, dan inovasi dalam pengajaran. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh anggota civitas akademika untuk terus berkarya dan berprestasi.

Dalam wawancaranya, salah satu dosen mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari Universitas Ngudi Waluyo. "Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari UNW. Acara ini sangat menginspirasi dan memotivasi kami untuk terus berkarya dan berprestasi," katanya.

Perayaan Dies Natalis ini juga menjadi momen kebersamaan bagi seluruh civitas akademika. Acara ini memungkinkan para dosen dan staf dari berbagai fakultas dan departemen untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan mempererat hubungan kerja sama. Dalam suasana penuh keakraban, para peserta saling bertukar cerita tentang perjalanan dan kontribusi mereka dalam mengembangkan universitas.

Universitas Ngudi Waluyo, yang berdiri sejak tahun 1994, terus berkomitmen dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era global. Dengan semangat Dies Natalis ke-30 ini, UNW berharap dapat terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Rektor UNW menutup rangkaian acara dengan menyampaikan harapannya untuk masa depan universitas. "Kami akan terus berusaha untuk menjadi institusi pendidikan yang unggul dan inovatif. Dukungan dan dedikasi dari seluruh civitas akademika sangat penting untuk mewujudkan visi dan misi universitas," ujar Rektor.

Dengan penuh semangat dan optimisme, Universitas Ngudi Waluyo melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Perayaan Dies Natalis ke-30 ini bukan hanya menjadi peringatan atas pencapaian masa lalu, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan. UNW bertekad untuk tetap menjadi pelopor dalam mencetak generasi penerus yang berkompeten dan berkarakter, siap menghadapi tantangan global.



Kategori

Program Studi S1 Sastra Jepang

  • Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
  • Tel: (024)-6925408
  • Fax: (024)-6925408
  • Email: jepang@unw.ac.id

SOSIAL MEDIA


UNIVERSITAS NGUDI WALUYO © Program Studi S1 Sastra Jepang 2023